Sepeda merupakan alat transportasi yang sangat
ramah lingkungan karena penggunaannya tidak menimbulkan polusi udara maupun
suara. Desain-desain sepeda yang semakin banyak dan terinovasi berdasarkan
spesifikasinya semakin menguatkan bahwa sepeda layak untuk di jadikan komuter
dalam beraktivitas sehari-hari. Namun, dulu saya kira aktivitas sepeda hanya
cocok untuk orang yang berbadan kurus saja. Ternyata tidak loh, saya sendiri telah
membuktikan bahwa orang gemuk dengan BB 110 Kg seperti sayapun bisa bersepeda. Maka
dari itu saya akan berbagi tips bersepeda untuk orang-orang gemuk berdasarkan pengalaman
saya sendiri. So, check it out!
1. 1.Pemilihan sepeda yang cocok
Sebelum memulai bersepeda pastikan kamu memilih
sepeda yang cocok. Banyak jenis sepeda yang di jual di pasaran dari road bike,
city bike, mountain bike, fixie dll. Namun saya sendiri lebih memilih sepeda
jenis MTB (Mountain bike) bertipe cross country. Apa itu cross country? cross
country adalah salah satu tipe MTB yang memiliki spesifikasi hard tail atau
tidak memiliki suspensi di bagian tengah framenya melainkan hanya di bagian
forknya saja. Sepeda ini di khususkan untuk medan low hingga medium impact. Sepeda
ini cukup kuat untuk menahan berat badan saya ketika melewati jalan berbatu dan
dapat meredam benturan karena adanya suspensi depan sehingga nyaman untuk di
kendarai.
![]() |
| EXOTIC 2658 CR , Harga 1,9jt, Sistem pengereman Hydraulic |
2. 2. Pengecekan velg sepeda
Pengalaman pribadi saya setelah seminggu
memiliki sepeda adalah ban tiba-tiba bocor setelah di pakai malam hari untuk
pergi ke mini market. Setelah ke esokan harinya saya cek ternyata kebocoran ban
bukan di sebabkan oleh paku dsb., tapi karena velg itu sendiri. Letak kesalahan
adalah dari finishing velgnya yang tidak di perhatikan oleh pihak produksi. Velg
memiliki kembang-kembang yang tajam hasil dari bubut untuk lubang jari-jari
velg, alhasil ban dalam bisa selalu bocor jika bagian velg tersebut tidak di amplas ulang hingga rata untung saja
tukang tambal ban dekat dari rumah jadi bisa cepat di tambal dan di gunakan
kembali. Oleh karena itu hal ini perlu di perhatikan jika sewaktu-waktu ban
selalu bocor, karena untuk orang gemuk tekanan ban harus selalu tinggi dan
memerlukan velg dengan kondisi yang bagus.
3. 3. Tekanan udara ban
Hal ini merupakan hal yang terpenting karena
selain frame yang kuat ban yang kokoh pun di perlukan untuk menahan berat
pengendara. Dari segi kenyamanan tekanan ban yang pas harus di perhatikan
jangan sampai ban terlalu kempes dan over pressure. Sepeda bawaan saya memiliki
ban yang kuat sehingga di isi dengan tekanan tinggi di atas 50psi pun tidak
masalah. Isilah tekanan angin dengan kuat jangan sampai terlihat kempes saat di
kendarai. Karena jika terlalu kempes maka energi akan cepat habis saat mengayuh
sepeda. Ingat! hal ini sangat mempengaruhi kenyamanan jadi baiknya di cek
terlebih dahulu jika ingin bersepeda.

