In my opinion film ini memeperlihatkan bagaimana seseorang
menghadapi suatu masalah yang terjadi secara serius di dalam hidupnya dimana konflik
antar ras manusia dan spesies kera cerdas saling berlomba untuk bertahan hidup.
Film yang dominan dengan adegan pengorbanan ini akan menggugah hati nurani
penonton untuk terhanyut kedalam kepedihan yang di rasakan oleh
karakter-karakter di film ini.
Lalu apakah yang mendasari konflik antar ras
itu terjadi? Menurut saya ada satu hal yang mendasari konflik ini yaitu “rasa
takut/ fear” yang di terjemahkan berbeda oleh kedua karakter yang memiliki
peran berlawanan yaitu Sang Kolonel (Antagonis) dan Caesar (Protagonis).
Dibalik kekejaman dan kebiadaban Kolonel sebenarnya ia memiliki rasa takut akan
masa depan manusia jika nanti di gantikan posisinya oleh para Kera sebagai
makhluk tak berakal akibat wabah Flu Monyet yang menyebar, lalu ia bertekad memusnahkan
seluruh manusia yang telah terjangkit beserta para kera di bumi ini untuk
kelangsungan umat manusia yang selamat di bumi. Saya berpikir bahwa Sang
Kolonel terlalu mendewakan “Id” nya sehingga melakukan hal yang gegabah dan
bahkan ideologinya itu membuat dia membelot dari pasukan militer nasional dan
menjadi buruan karena di anggap telah berhianat.
Sedangkan rasa takut Caesar lebih mengarah
kepada kelangsungan hidup kelompoknya tanpa ada niatan menginvasi dan membunuh
manusia, kalaupun membunuh itu hanya di lakukan dalam keadaan terancam. Disini
jelas posisi Caesar dan kelompoknya merupakan buruan bagi Sang Kolonel.
Kera-kera memang kalah jumlah dan persenjataan namun jika saja memungkinkan
bagi para kera untuk membantai pasukan Kolonel itu tidak akan di lakukan karena
sebenarnya ideologi Caesar hanya ingin berdamai dan menghimbau agar manusia
tidak mengganggu kelompoknya. Meskipun sebenarnya ada cara untuk berdamai dan
menghentikan wabah Flu Monyet tetap saja Sang Kolonel tidak mengindahkannya dan
melanjutkan ideologinya untuk melakukan pemusnahan. Menurut saya Caesar telah benar
mengagungkan “Super Ego” nya sehingga ia melakukan hal yang bijak walaupun
dalam keadaan yang menyulitkan bagi dia dan kelompoknya.
Jadi saya bisa menyimpulkan bahwa manusia adalah makhluk yang terbatas dan harus mengerti bahkan ketika ia sudah yakin dengan langkahnya. Rasa
ketakutan terhadap sesuatu harus bisa di resapi oleh seseorang sehingga tidak melakukan keputusan
yang salah. Film ini mengajarkan kita untuk berpikir seribu kali tentang
keputusan yang akan kita ambil, karena jika gegabah imbasnya akan merugikan
diri sendiri dan orang lain. Enough for this, maybe you have any other opinions, please write in the comment box below. Thanks for read!
